Generasi Terdahulu Mendidik Istri dan Ibunya untuk Mengerjakan Qiyamul Lail
Generasi terdahulu mengetahui benar nilai penting Qiyamul Lail, sehingga mereka mendidik istri dan ibunya untuk bangun malam dan Tahajud. Mereka senang bila orang-orang tersebut bersama-sama melakukan kebaikan. Pendidikan ini juga termasuk kewajiban seorang kepala keluarga dalam menjaga dan memelihara keluarganya, disamping juga untuk menyebarkan amalan yang baik ini dalam masyarakat muslim.
Muhammad bin Thalhah bin Masraf pernah menceritakan: " Ayahku selalu memerintah istri, pembantu dan anak-anaknya untuk mengerjakan Qiyamul Lail. Ia mengatakan " Sholatlah disepertiga malam walaupun hanya dua rakaat. sesungguhnya sholat disepertiga malam dapat mengurangi dosa, dan merupakan amalan orang-orang sholeh yang paling mulia".
Ismatuddin Khatun al-Atabik Muinuddin, istri Nuruddin Zanki rahimahullah banyak bangun malam. pada suatu hari ia tertidur dan tidak melakukan wirid. Pagi harinya ia sangat marah. Ia menanyakan perihal dirinya kepada Nuruddi, ia menceritakan tidurnya yang membuatnya lupa melakukan wirid. Setelah itu Nuruddin menurunkan perintah agar gendang yang ada di benteng dipukul pada akhir malam, agar orang-orang bangun pada waktu itu untuk mengerjakan Qiyamul Lail. Ia memberikan upah dan roti yang banyak kepada orang yang memukul gendang tersebut.
Al Hafizh Ibnu hajar menulis biografi Imama Nuruddin al-Haitsumi rahimahullah, Ia mengatakan: " Al Hatsumi menikahi putri gurunya ( al Hafizh al-Iraqi) dan dikaruniai beberapa anak. Ia telah berkeluarga beberapa tahun tetapi aku tidak pernah melihat mereka berdua meninggalkan Qiyamul lail."
Masyr bin Sa'd rahimahullah selalu membangunkan keluarganya untuk mengerjakan Qiyamul Lail, dan berkata kepada mereka: "Sholat, Sholat!" Ia selalau mengatakan: "Perjalanan tidak akan sampai kecuali dengan berjalan di malam hari. Sesungguhnya dunia ini adalah perjalanan, penuh keletihan dan kepayahan, sampai orang itu dibawa pada rahmat Allah ta'ala.
Saudaraku, lakukanlah seperti yang dilakukan oleh orang-orang sholeh maka engkau akan dimasukkan dalam golongan mereka. Seandainya engkau mau berjalan beberapa langkah saja menuju kelompok orang-orang yang bertahajud maka mereka akan mengenalmu dan dijadikan sebagai sahabat sejati. Wahai orang yang memiliki teman lalu tidak mengetahui jalan menuju mereka, carilah berita tentang mereka pada hari ini dan ikuti jejak-jejak mereka. Bila engkau bertemu dengan sebagian mereka mungkin engkau akan dibawa ke bumi kereka.
Sahabat sejati adalah sahabat yang akan membawa kebahagiaan kepada mu dengan menuntunmu dijalan surga., maka apabila engkau menemui sahabat seperti ini pegang eratlah mereka dan jangan sampai engkau lepaskan, dan apabila belum mendapatkannya segera carilah mereka.
Demikian Inspirasi malam ini, semoga bermanfaat., dan sampai jumpa pada inspirasi berikutnya.






0 komentar:
Posting Komentar